Olahraga

BI yakin ekonomi syariah akan tumbuh sebesar 5,5% pada tahun 2024

Jakarta Bank Indonesia (BI) optimis pertumbuhan ekonomi syariah pada 2024 mencapai 4,7 hingga 5,5 persen. Perkiraan tersebut sejalan dengan target pertumbuhan para ahli ekonomi Indonesia yang berada pada kisaran yang sama yaitu 4,7 hingga 5,5.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan optimisme tersebut juga tidak lepas dari sektor perbankan slot77 gacor syariah yang diperkirakan tumbuh dua digit pada tahun ini.

Pada tahun 2023, BI mencatat pertumbuhan uang syariah khusus daerah secara riil, bahkan meningkat sebesar 15,8%. Populasi ini mengembangkan pertumbuhan apa yang hanya 10 persen.

Jadi pada tahun 2024, timnya optimis dan pertumbuhan Muslim dan Islam dapat diprediksi. BI juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan di bidang keuangan syariah untuk memperkuat landasan keuangan syariah dan memperluasnya ke industri halal.

Outlook Keuangan Syariah
Sementara itu, Arief Wibisono, Pejabat Keuangan dan Pakar Pasar Modal Kementerian Keuangan, mengatakan sektor keuangan syariah di Indonesia terus berkembang. “Hingga September 2023, total aset keuangan syariah Indonesia, tidak termasuk saham syariah, mencapai Rp 2.452,57 miliar atau tumbuh 6,75 persen,” kata Arief.

Lebih lengkapnya, Arief mengatakan, aset keuangan syariah tersebut antara lain pasar modal syariah senilai Rp 1.457,73 triliun atau sekitar 59,44 persen, perbankan uang syariah senilai Rp 831,90 triliun atau sekitar 33,92 persen, dan sektor keuangan non bank syariah (IKNB) sebesar Rp 162,85 triliun atau 6,64 persen.

Sementara itu, di sisi lain, pangsa pasar lembaga keuangan syariah yang terkait dengan industri perumahan terus mengalami peningkatan yang signifikan, dengan total pasar keuangan syariah sebesar 20,52 persen, bank syariah sebesar 7,27 persen, dan IKNB syariah sebesar 5 persen.